Wednesday, April 29, 2015

Tips memasang kaca film mobil

Tips memasang kaca film mobil

Berikut beberapa tips yang wajib Anda perhatikan sebelum memilih kaca film yang terbaik untuk mobil kesayangan Anda.

1. Merek
Tidak perlu diragukan lagi jika merek menawarkan sesuatu hal yang realistis. Semakin ternama brand tersebut, maka akan semakin mahal juga harga yang ditawarkan. Tentu saja ini sebandign dengan kualitas yang mereka tawarkan. Harga nggak bohong

2. Tingkat kegelapan
Ingat, tingkat kegelapan kaca mobil jangan sampai menutupi pandangan Anda, terutama ketika berkendara di malam hari. Lagi-lagi kualitas berbicara. Kaca film berkualitas tinggi, tidak akan menghalangi pandangan walaupun tingkat kegelapannya cukup tinggi.

3. Tingkat penolakan panas
Untuk masalah yang satu ini, kebanyakan merek pasti mengklaim yang sama, untuk membuktikannya Anda bisa menggunakan IR Rejection pada level 1.400 nm. Dengan menggunakan alat ini, akan terlihat seberapa besar kemampuan film tersebut menyaring sinar ultra violet.
 
4. Bahan
Disarankan untuk mencari kaca film dengan bahan dasar non-metal. Hal tersebut karena kaca film dengan bahan dasar metal biasanya akan menimbulkan karat untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama, terlebih jika kendaraan Anda memang sering terpapar hujan dan panas secara bergantian.
 
5. Garansi
Jika Anda ingin mendapatkan garansi, maka merek dan outlet yang menjual kaca film juga harus terpercaya atau berupa toko resmi. Untuk itu, carilah outlet-outlet tersebut dan pastikan toko tersebut memberikan garansi.
 
6. Toko yang representatif
Tentu saja untuk yang satu ini, Anda harus berhubungan dengan toko yang sudah punya tenaga pemasang yang sudah terbukti kualitasnya. Memasang kaca mobil tidak bisa dilakukan secara sembrono, jika salah memasang, maka efek yang Anda terima akan sangat buruk. Dari mulai kaca film  mudah terkelupas sampai dengan cacat pada kaca mobil Anda.
 
 
 
 

Friday, April 10, 2015

Pertimbangan Pilih beli Honda Accord vs Honda Civic vs Honda City

Pertimbangan Pilih beli Honda Accord vs Honda Civic vs Honda City


Mid-size Sedan bekas - Honda Accord
Pro :

1. Harga bekas untuk tahun 2011-2012 dimana varian 2.4 VTi-L dah bahkan 3.5 V6 sudah dibawah 400 juta, lebih murah daripada Civic 2.0 baru dan tidak terlalu beda jauh dengan City 1.5 baru

2. Wheelbase lebih panjang daripada Civic dan City (2775mm vs 2700mm dan 2600mm) sehingga lebih lega bagi penumpang depan dan belakang

 3. Tenaga 2.4 cukup untuk sehari-hari (175Hp at 6200rpm / 225Nm at 4000rpm) atau bahkan sangat lebih dari cukup bila mengambil 3.5 V6 (270Hp at 6200rpm / 335Nm at 5000rpm).

Contra:
1. Perawatan elektrikal, mesin, transmisi dll sudah dipastikan lebih mahal dari Civic dan City. Pajak pertahun juga lebih besar, apalagi bila mengambil varian 3.5 V6 yang estimasi pajak pertahun bisa sekitar 7.5jt - 8jt pertahun.

2. Tenaga 2.4 cukup untuk sehari-hari tetapi tidak berbeda secara signifikan bila dibandingkan dengan Civic 2.0 dan City 1.5. Walaupun 2.4 memiliki Hp dan Torsi yang lebih besar (175Hp at 6200rpm / 225Nm at 4000rpm vs 155Hp at 6500rpm / 190Nm at 4300rpm vs 120Hp at 6600rpm / 145Nm at 4600rpm), tetapi Accord 2.4 lebih berat 200-300kg drpada Civic 2.0 dan City 1.5

3. Bila mengambil tahun 2011-2012, dengan asumsi garansi mobil berlaku 5 tahun maka garansi akan selesai pada 2016-2017

4. Konsumsi bensin yang bisa dibilang diatas rata-rata dan bahkan lebih parah untuk varian 3.5 V6 (fitur de-activation cylinder tidak banyak membantu).

Small-size Sedan bekas - Civic
Pro :
1. Harga bekas untuk tahun 2013-2014 sebagian besar sudah dibawah 400 juta, akan tetapi akan sulit mencari varian 2.0 karena sebagian besar varian 1.8 yang ada di pasaran.

2. Tenaga untuk varian 1.8 cukup untuk sehari-hari (140Hp at 6500rpm / 175Nm at 6300rpm) karena bobot Civic tidak sampai 1300kg. Apabila masih merasa kurang, varian 2.0 (155Hp at 6500rpm / 190Nm at 4300rpm) bisa menjadi pilihan.

3. Kualitas interior dan kabin cukup mumpuni, sedangkan wheelbase Civic 2700mm hanya lebih kecil 75m dibanding Accord sehingga penumpang depan dan belakang seharusnya bisa duduk dengan cukup nyaman (terkecuali penumpang belakang tingginya lebih dari 180cm)

Contra :
1. Perawatan elektrikal, mesin, transmisi dll memang tidak lebih mahal dari Accord tetapi tidak juga murah seperty City apalagi bila mengambil varian 2.0 yang paling lengkap namun juga memiliki pajak tahunan lebih mahal dari 1.8

2. Bila mengambil tahun 2013-2014, dengan asumsi garansi mobil berlaku 5 tahun. Maka garansi akan habis pada 2018-2019.

3. Konsumsi bensin tidak terlalu berbeda jauh antara 1.8 dan 2.0 dan tidak terlalu boros tetapi jangan diharap bisa sehemat City.

Compact-Size Sedan baru - City
Pro :
1. Mobil kondisi baru dengan garansi total sehingga membuat hati dan pikiran lebih tenang untuk pemakaian jangka waktu 3-4 tahun kedepan
.
2. Perawatan elektrikal, mesin, transmisi dll sampai pajak tahunan lebih ringan bila dibandingkan dengan Civic dan Accord sehingga tidak terlalu membebani biaya pengeluaran.

3. Tenaga sebenarnya tidak terlalu besar (120Hp at 6600rpm / 145Nm at 4600rpm) namun karena City memiliki bobot dibawah 1250Kg maka tidak ada masalah untuk pemakaian sehari-hari.

4. Mesin 1.5 tidak terlalu boros untuk pemakaian sehari-hari. Bahkan untuk memakai kualitas bensin sekelas premium tidak ada masalah (kecuali pemakaian premium terus menerus dalam jangka panjang).

Contra :
1. Harga baru sangat tinggi, varian termurah sudah diatas 250 juta dan bisa menembus lebih dari 300 juta bila mengambil varian termahal. Yang lebih parahnya varian termahal tidak ada perbedaan kapasitas mesin alias hanya sekitar perbedaan fitur, trim, bodykit dan aksesoris.

2. Sama seperti Jazz baru, masih memakai mesin dari generasi sebelumnya (120Hp at 6600rpm / 145Nm at 4600rpm) padahal di jepang sudah memakai mesin baru yang lebih bertenaga (130Hp at 6600 rpm/155Nm at 4600rpm). Agak mengecewakan dan kurang adil karena harga City baru naik lumayan jauh dibanding City generasi sebelumnya.

3. Kurang nyaman dan sempit bila dinaiki oleh 4 penumpang dewasa, apalagi bila memiliki tinggi diatas 180cm dan perjalanan lebih dari 2 jam. Perbedaan akan jauh lebih terasa bila sebelumnya sudah pernah mencoba Accord atau setidaknya Civic.

Monday, April 6, 2015

4 Tips Mengatasi Kaca Mobil Yang Seret saat naik dan turun

4 Tips Mengatasi Kaca Mobil Yang Seret saat naik dan turun

Untuk mobil yang sudah "berumur" seringkali masalah tersebut muncul. Lebih cilaka lagi kalo sampai kaca berhenti di tengah saat bayar tol atau bayar parkir. Dibuat repot kita jadinya.

Saya pernah mengalami hal itu. Dipencet berulang kali di saklar power window tidak berhasil ! Dibantu dengan mendorong kaca juga gagal. Dibawa ke montir biasanya ada 2 komentar dari montir: dibongkar dulu untuk dilihat apanya yang rusak atau langsung kita di vonis bahwa motor power window sudah lemah dan harus diganti.

Sebelum kita mengalami hal tersebut ada baiknya kita lakukan sendiri perawatan sebagai berikut:

  1. Periksa karet (seperti bludru) tempat dudukan kaca (seperti rel) di sekeliling pintu bagian atas (vertikal dan atas).
  2. Bersihkan dengan sikat gigi atau kuas kecil dari segala kotoran
  3. Semprot dengan silicon (ada yang jual) ATAU bisa juga darurat dengan minyak goreng. Jangan pernah pakai WD 40 dan sejenisnya karena akan "merusak" karet bahkan dlm jangka panjang bikin lebih seret.
  4. Kalau saya secara rutin merawat karet kaca jendela dengan menggunakan Cairan Semir Ban ! ... praktis dan ampuh - Karet akan "hidup" lebih lama dan kenyal !

Masalah Lampu Turn Switch Signal Mitsubishi Pajero

Masalah Lampu Turn Switch Signal Mitsubishi Pajero

Bagi pemilik mobil Mitsubishi Pajero Sport terutama keluaran awal 2009 - 2010 an mungkin pernah mengalami masalah-masalah seperti ini :
- Lampu (headlamp) tiba-tiba mati waktu mbl kena goncangan jalan jelek .. tak lama hidup sendiri lagi.
- Foglamp baru nyala setelah berkali-kali tuas diputar
- Sen dan lampu "bertabrakan" .. (waktu sen nyala, lampu besar mati)
- Lampu jauh tidak nyala dst..

Bila salah satu gejala tersebut diatas anda alami maka penyebab utama nya adalah bukan sikring kendur, kabel kurang kencang dan sejenisnya tetapi "kerusakan" pasti pada Tuas Lampu Utama (kanan stir - kalau kiri kan tuas wiper) atau dalam istilah bengkel disebut sebagai Turn Signal Switch.

Pada Pajero Sport bentuknya seperti ini :


Masalah-masalah tersebut diatas disebabkan Turn Signal Switch "dianggap" sudah aus atau bisa jadi cuma kotor ! Kebanyakan orang ganti parts ini segelondong dengan harga resmi +/- Rp. 1, .. juta. Bongkar pasang sangat mudah dan pasti beres.

Tips yang ingin saya sharing adalah bahwa sebelum kita putuskan untuk beli parts baru ada baiknya kita coba bongkar sendiri dan bersihkan sendiri. Saya berhasil melakukan itu, Alhamdulillah.

Alat yang dibutuhkan hanya obeng kembang dan obeng minus kecil (bisa testpen/obeng kacamata).

Langkah pertama kita buka penutup plastik leher stir atas bawah, ada 3 baut kembang yang berlokasi 2 dibawah stir dan 1 di bawah tempat kunci kontak, jangan lupa turunkan setelah Stir agar mudah membuka penutup leher stir.


Langkah kedua cabut Tuas Lampu utama atau Turn Signal Switch tersebut (tidak perlu kunci atau obeng - tinggal pencet 2 pengunci atas bawah dan tarik keluar di socketnya.

Langkah ketiga adalah bawa ke meja kerja yang terang (krn ini barang kecil) dan buka dengan obeng minus kecil secara diungkit pelan. Ada 2 sisi yang bisa dibuka, sisi pertama setelah dibuka hanya plastik berlumur gemuk.. coba bersihkan pelan-pelan dan jangan sampai ada yang tercabut atau berubah posisi. Ini photonya




Sisi kedua yang lebih penting karena disinilah PCB (jalur kelistrikan) berada. Yang sering jadi masalah adalah kotor karena berbagai sebab. Bersihkan dengan tissue atau kain halus dan bila perlu pake alkohol atau pembersih head tape hehe (kalo masih ada). Ini Photonya :


Setelah itu pasang kembali dan bawa ke mobil dan masukkan di tempatnya sampai bunyi "klik" gitu. Kontak dinyalakan dan coba semua lampu. Insya Allah segalanya normal kembali seperti baru keluar dari showroom.
Yang perlu dicoba adalah : Sen kiri kanan, lampu besar, kecil dan lampu jauh serta fog lamp.

Langkah terakhir adalah pasang kembali penutup plastik leher stir dengan 3 baut kembang tadi. Beres.


source : modifikasi.com

Pasang Centre Ring Pada Velg, Solusi Agar Mobil tidak Menjadi Getar

Pasang Centre Ring Pada Velg, Solusi Agar Mobil tidak Menjadi Getar

Seperti telah kita ketahui bahwa banyak peminat upgrade mobil mengganti velg standardnya menggunakan velg dengan ukuran diameter yang lebih besar misalnya ring 20, 22 atau 24.

Kebanyakan masalah yang terjadi adalah Velg ukuran diameter besar yang dijual di pasaran mempunyai diameter poros yang besar juga (dibuat universal agar bisa dipakai di banyak jenis mobil) sehingga tidak pas di sumbu tempat baut/mur roda (meskipun PCD sudah sama). Akibatnya bila velg diapasang tanpa centre ring akan bergetar pada kecepatan tertentu.

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan Centre Ring yang akan membuat poros velg pas dengan sumbu tromol baut/mur pada mobil.




Photo kiri atas adalah poros velg dengan diameter besar, photo kanan atas adalah poros sumbu pada mobil (kecil), sehingga perlu centre ring (photo kiri bawah). Agar pas dipasang centre ring (photo kanan bawah).

Cara pemasangan centre ring yang benar adalah dengan memasukkan lebih dulu ke poros sumbu pada kendaraan sampai benar-benar "ngeplak", baru kemudian velg dipasang dan baut dikencangkan merata bertahap secara menyilang. Hal ini dengan tujuan centre ring akan duduk rata dan pas pada sumbu tempat velg di kendaraan.

Photo tahapan pemasangan :



Pada dasarnya centre ring ada beberapa macam yaitu ada yang terbuat dari besi dan adapula yang dari alumunium. Selain itu ada centre ring yang mempunyai kuping dan tanpa kuping. Semua tergantung dari jenis mobil dan velg yang akan digunakan.

Centre ring dengan kuping digunakan bila Velg yang kita gunakan pada porosnya terdapat "tirus" atau cekungan sehingga kuping centre ring dapat masuk ngeplak. Centre Ring bukan speser sehingga harus rata dengan poros diameter velg. Dalam banyak kasus centre ring berkuping dipasang pada velg yang porosnya rata sehingga kuping akan "mengganjal".. ini mengakibatkan roda oleng dan pasti bergetar pada kecepatan tertentu. Bila terlanjur salah beli, kuping bisa di hilangkan di bengkel bubut.

Photo Centre Ring besi dan alumunium, berkuping dan tanpa kuping



Setelah pemasangan selesai sangat disarankan untuk melakukan "Finished Balancing" di bengkel ban terdekat. Finished Balance adalah menimbang putaran roda pada kecepatan tinggi tanpa melepas roda dengan alat balance tertentu. Dengan demikian centre ring akan ikut di balance (beda dengan balance biasa yang hanya mensikronisasi velg dan ban saja).

Photo Finished Balancing



Harga Centre Ring besi umumnya berkisar Rp. 300 rb 1 set (4 buah) sedangkan centre ring alumunium bisa mencapai Rp. 800 rb 1 set (4 buah). Sedangkan Finished Balancing per roda Rp. 90 rb an.

Centre Ring besi lebih murah dan kuat tetapi mempunyai efek negatif karat, berat dan agak susah masangnya
Centre Ring alumunium mahal tetapi ringan dan lebih mudah dipasang. Efek negatif pada beberapa kasus bisa retak bila pemasangan tidak benar.

source : modifikasi.com