Tuesday, May 26, 2015

Fungsi Tiap Mode Pada Transmisi Matic Honda

Fungsi Tiap Mode Pada Transmisi Matic Honda

Posisi P
Artinya Parking, digunakan saat mobil berhenti total/diam/ parkir.

Posisi N/ Neutral
Artinya Netral, dipakai saat berhenti sejenak seperti saat menunggu lampu merah.

Posisi D
Artinya Drive atau Mengemudi atau bisa juga (Ber) Jalan. Paling sering dipakai, posisi ini adalah sapu jagat, nanjak, menurun, kencang, pelan, santai, bisa digunakan di posisi ini. Pada AT konvensional, posisi D ini artinya seluruh gigi akan terpakai, tergantung dari kecepatan dan berapa gigi percepatan yang dimiliki, jika 4AT maka gigi 4 adalah yang tertinggi, jika 5AT maka gigi 5 adalah yang tertinggi dst.

Posisi S
Artinya Sport, posisi ini paling pas digunakan untuk ngebut, dalam arti saat menuntut akselerasi dan deselerasi lebih, menyusul, maupun digunakan saat di jalanan yang penuh tanjakan seperti puncak. Fungsi ini mirip-mirip D3 pada transmisi AT konvensional, hanya bedanya D3 terbatas perpindahan giginya s.d gigi 3 saja yang tertinggi.

Posisi L
Artinya Low, pada posisi ini ECU transmisi akan mengatur pola gerakan puli di posisi terendah yang seakan akan bekerja pada gigi 1 atau 2 di transmisi konvensional (non CVT). Digunakan saat menemui tanjakan terjal maupun turunan tajam. Fungsinya agar torsi tetap terjaga di tanjakan dan deselerasi berfungsi maksimal saat di turunan. Pada transmisi matik konvensional biasanya dilambangkan dengan angka 2 atau 1.

Penggunaan & Perawatan CVT

Penggunaan & Perawatan CVT

1.Apa benar perawatan matic lebih ribet + mahal?
klo mahal emang semahal apa di banding manual??
Perawatan matic kalau lurus lurus aja ngikut pabrikan: KM ke 40 ribu ganti oli matic. Biasanya 3-4 liter. Tergantung mobilnya juga. Biasanya di angka 170an ribu untuk oli doang. Ini hanya ngetap.
Ada juga kuras oli matic. Caranya dengan mendorong seluruh oli matic lama dengan oli matic baru, keluarin, sampai yang keluar dari girbok adalah oli baru, baru setop. Biasanya di angka 350ribu untuk olinya doang. Ongkos, rata rata di 75 ribu, gan, tergantung tempatnya juga.

Kalau manual, selain kudu ganti oli nya, juga ada jadwal ganti kampas rem, matahari dan dekrup. Silakan dikalkulasi sendiri berapa biayanya.
Untuk gambaran, sebuah Kuda Diesel jadul kami, ganti kampas kopling sama mataharinya, habis 2,2 juta, belum ongkos. Itu pakai sparepart Mitsubishi asli.

Trus ngrawat matic selebihnya hanya pemakaiannya aja gan. Saat pindah lever / tuas matic dari P <=> R <=> N <=> D, usahakan injak rem yang kuat. Supaya momen inersia tenaga mesin ngga bikin seal seal bocor akibat kehentak beban mobil yang 1 ton-an. Biarkan transmisi engaged, baru deh lepas rem, ngegas.
Jangan pernah pindah dari D ke R atau sebaliknya secara buru buru seperti kalo kita pakai manual.Kalem, smooth. Itu doang.

2.Apa benar matic klo mogok gak bisa di tarik seperti transmisi manual??

Ya benar, tapi tergantung yang derek. Kalau terpaksa terpaksa banget nggada mobil derek gendong, maka karena mobilio ini gerak roda depan, diderek di bagian depan. Bagian roda belakang yang ngga nyambung ke transmisi bisa menggelinding. Sebisa mungkin derek gendong aja.

3.Apa benar transmisi matic tidak handal alias lebih cepet rusak???
Biasanya matic cepat rusak karena tiga hal:
- Pakai jenis oli yang salah (tidak sesuai aturan pabrik)
- Pengoperasiannya grubak grubuk kayak manual, misalnya kalo pas puter balik buru buru yg pake acara mundur segala.
- Dipaksa lewat banjir tinggi. Perlu diketahui, transmisi manual pun tidak boleh juga menerjang banjir tinggi, karena manual juga punya lubang breather pembuang panas. Kalau air banjir masuk, sami mawon, oli berubah jadi kopi susu, gear gear bakal berkarat kalo ngga di overhaul. Hanya saja, transmisi matic memiliki lubang pernafasan sedikit lebih besar, karena suhu kerja oli transmisi jauh lebih tinggi dibanding manual. Karena itu, air radiator yang dipakai juga lebih banyak dibanding manual, karena air radiator di matic juga dialirkan untuk ngademin transmisi matic. Selain itu, elektrikal di gelondongan matic juga lebih banyak dibanding manual.

4.Apa benar matic klo rusak tidak bisa di perbaiki alias harus ganti 1 set unit transmisi?

 Kebetulan matic mobilio ini CVT, jadi...ya kalau kerusakan, kudu ganti segelundung. Sekira 45 juta harganya. Tapi, selama masih dalam langganan bengkel resmi, dan pemakaian tidak kasar kasar, apabila ada fault, masih dalam jaminan garansi. Yang paling jelas bakal menggugurkan garansi: Tidak serpis di bengkel hando, dan ketauan habis nerjang banjir.

5.Apa benar matic susah wat ngebut atau naik gunung atau ngebalap mobil lain?
Hehehehe... ni mobilnya mo buat balapan di sentul atau bawa keluarga?
Kalau hanya ngebut 100-120kpj aja ya jelas sanggup lah... avania matic 1300 aja anteng anteng aja dikebut 150, gan.
Naik gunung? Gunungnya seberapa terjal gan? Kalo hanya jalur selatan mah eces gan. Kita tinggal injak gas lebih dalam kalau perlu nurunin gear (pada geared AT), kalau di CVT, injek gas lebih dalam untuk merubah rasio pulley cvt nya. Mirip bawa motor matic aja..

Penyebab Ban Mobil Cepat Aus

Penyebab Ban Mobil Cepat Aus

1. Kecepatan
Buat pengendara harus memperhatikan simbol kecepatan pada ban yang Anda gunakan. Karena tidak satu dan dua pengendara yang tidak mempedulikan simbol pada ban yang tertera pada ban.

Mobil yang berlari terlalu kencang namun spek ban tidak sesuai, otomatis akan memperpendek umur ban.

Berikut daftar simbol dan kecepatan maksimal yang bisa diterapkan.

- Simbol M Kecepatan maksimal 130 km/jam.
- Simbol N Kecepatan maksimal 140 km/jam.
- Simbol P Kecepatan maksimal 150 km/jam.
- Simbol Q Kecepatan maksimal 160 km/jam.
- Simbol R Kecepatan maksimal 170 km/jam.
- Simbol S Kecepatan maksimal 180 km/jam.
- Simbol T Kecepatan maksimal 190 km/jam.
- Simbol U Kecepatan maksimal 200 km/jam.
- Simbol H Kecepatan maksimal 210 km/jam.
- Simbol V Kecepatan maksimal 240 km/jam.
- Simbol W Kecepatan maksimal 270 km/jam.
- Simbol Y Kecepatan maksimal 300 km/jam.
- Simbol ZR Kecepatan maksimal Above 240 km/jam.

2. Keadaan Mekanisme Kendaraan
Satu lagi yang sering dilupakan pengendara ialah melakukan rotasi pada ban. Karena kecenderungan ban akan mengalami aus yang tidak merata. Oleh sebab itu pengendara sangat disarankan untuk melakukan spooring.

Karena setir cenderung membuang ke satu arah, saat sudah berjalan sejauh 10.000 km. Ada beberapa cara perubahan rotasi ban yang benar, di antaranya:

Untuk kendaraan berpenggerak roda belakang dan 4 roda, bisa dilakukan rotasi seperti ban depan kiri diputar ke ban belakang kanan, dan ban depan kanan bisa diputar ke belakang kiri.

Selanjutnya untuk kendaraan berpenggerak roda depan. Bisa diputar seperti ban bekakang kanan ditaruh menduduki posisi kiri depan. Dan ban belakang kiri ditaruh di ban kanan depan. Atau bisa juga ban depan kanan ditaruh di posisi kanan belakang, dan ban depan kiri bisa ditaruh di posisi kiri belakang.

3. Kebiasaan mengemudi
Ban yang cepat aus juga bisa disebabkan oleh sifat agresif pengendara saat berkendara.

Seperti pengendara sering melakukan start yang cepat dan berhenti mendadak. Membelokkan kendaraan dengan cepat, serta pengendara kerap mengendarai kendaraan di antara aspal dan tanah, melalui lubang atau halangan lainnya.

4. Tekanan angin
Nah, hal ini juga kerap dilupakan oleh pengendara. Yaitu tekanan angin yang tidak sesuai. Padahal hal ini cukup mudah, karena pabrikan otomotif sudah memberikan patokan tekanan angin yang tepat di dalam kabin (balik pintu).


Alternatif Lain Pilih Jenis Transmisi Mobil AGS (Auto Gear Shift)

Alternatif Lain Pilih Jenis Transmisi Mobil AGS (Auto Gear Shift)

Auto Gear Shift adalah inovasi transmisi kendaraan terbaru yang memadukan keunggulan mekanisme kerja dari Transmisi Manual & Transmisi Automatic. Pada transmisi ini tidak ada pedal kopling, sehingga memudahkan pengemudi pada saat berkendara.

Berikut pilihan gigi transmisi pada AGS: R (Reverse/Mundur), N (Neutral/Netral), D (Drive/Automatic) & M (Manual)

Drive: Pengemudi tidak perlu memindahkan Gigi, sama seperti Automatic transmission. Pada mode ini perpidahan gigi diatur oleh Intelligent Shift Control Actuator.

Manual: Pengemudi dapat memindahkan Gigi sesuai keinginan. Sama seperti berkendara dengan mobil bertransmisi Manual pada umumnya..

Cara menghidupkan mesin kendaraan pada transmisi AGS adalah: posisi gigi pada Netral dan menginjak pedal rem, kemudian mesin mobil dinyalakan.

Keunggulan dari Auto Gear Shift:

1. Easy to Drive – Mudah untuk di kendalikan
2. Low Fuel Consumption – Hemat bahan bakar
3. Fun to Drive
4. Reasonable Price – Harga terjangkau
5. Smooth Gear Change – Perpindahan gigi lebih halus
6. Keunggulan menggunakan transmisi Manual pada system AGS

Fun to Drive – sensasi berkendara yang menyenangkan karena control perpindahan gigi ada pada pengemudi serta tidak membutuhkan pedal kopling.

Tidak ada resiko Stalling/mesin mati karena RPM/putaran mesin terlalu rendah.

Lebih hemat bahan bakar dibandingkan dengan transmisi manual pada umumnya karena tidak ada slip transmisi dan putaran mesin berlebihan pada saat perpindahan gigi.

Perbedaan AGS (Auto Gear Shift) & AMT (Automated Manual Transmission):

Perpindahan Gigi AGS lebih halus dibandingkan AMT, hal ini terjadi berkat fiturtechnology Intelligent Shift Control Actuator;

Menggunakan mekanisme Electro-Hydraulic
Integrated Controller
Directly mounted on Transmission
Synchronized Control with Engine