Thursday, November 21, 2013

MEMBERSIHKAN Idle Speed Control Mobil Timor

MEMBERSIHKAN Idle Speed Control Mobil Timor

Dari banyak sekian pengguna mobil Timor mengeluhkan mobilnya sering ngedrop RPM nya saat menyalakan AC dan menginjak kopling, ehm… sepertinya ini masalah hanya terjadi buat para pemilik mobil Timor yang kurang mengasah ilmu per-timorannya. titik permasalahan ini ada di part mesin bagian ISC, atau singkatan dari Idle Speed Control.
Gunanya part ini adalah mengatur atau mengontrol idle rpm agar stabil, part ini akan bekerja keras ketika AC mobil dinyalakan agar RPM mesin tidak drop namun acapkali pemilik mobil males membersihkannya sehingga ISC menjadi kotor dan menghambat kinerja ISC, akhirnya mesin menjadi ngedrop.

kali ini saya akan mengulas bagaimana cara sederhana membersihkan ISC, bisa dilakukan dirumah tanpa bantuan bengkel. bahkan saat RPM naik turun, kita bisa minggirkan kendaraan lalu membersihkan ISC yang hanya memakan waktu setengah jam lebih dikit. kalau kita tune up dibengkel biasanya jarang dibarengi dengan pembersihan ISC dan kita pun harus meminta mekanik untuk membersihkannya, tarif untuk jasa membersihkan ISC dibengkel adalah Rp. 30.000 – 50.000. jika kita membersihkannya sendiri, palingan kita hanya memakan biaya Rp. 10.000 – 15.000, tergantung dari harga cairan semprotan yang digunakan. yuk kita mulai praktek…

Siapkan Alat

siapkan peralatan untuk membersihkan ISC seperti : Obeng Min & Plus sedang, Tang, Kunci 10, Lap dan compressor/pompa angin (optional saja, tidak ada ya gak apa-apa). cairan penyemprot yang perlu kita siapkan adalah model Foam (Nulon, DCS, Carburator Conditioner, dll) dan model cleaner (Carburator Cleaner berbagai macam merk) serta Sealer. apabila mau irit, bisa gunakan carburator cleaner nya saja namun hasilnya kurang begitu maksimal bersihnya.


1. Buka belalai Gajah atau Selang Angin.
yang dilepas cukup belalai gajah yang menempel pada trotle body, sedangkan yang menempel di box filter cukup dikendur kan saja agar bisa diputar tanpa harus melepas belalai gajah dari box filternya. jangan lupa melepaskan sensor belalai gajahnya dahulu agar tidak susah menariknya keluar dari trotle body, usahakan untuk melepasnya secara perlahan karena benda ini gampang sobek jika dilepas dengan kasar.

2. Lepas Semua Kabel Sensor dan Selang ISC
Lepaskan semua kabel sensor dan selang filter di ISC, harus pelan-pelan agar sensor serta selangnya tidak rusak saat dilepas. pada bagian sensornya kita harus menekan casingnya dulu baru bisa terlepas, tidak bisa main cabut karena akan membuat sensor tersebut rusak. lepas juga socket sensor yang ada di TB agar lebih mudah kita saat melepaskan ISC, tidak dilepas juga tidak apa-apa namun agak ribet saja karena ada kabel yang menghalangi tangan kita.

3. Lepaskan Baut 10 pada ISC
ada 4 baut ukuran 10 yang menempel pada ISC nya, cukup kita lepaskan menggunakan kunci ring 10 yang panjang agar mudah menjangkau bagian baut yang ada dibawahnya. melepaskan baut juga mesti hati-hati, mengingat umur baut sudah bertahun-tahun alias tua, banyak kasus dimana baut tersebut rontok. pastikan kunci ring 10 ngepas dengan baut 10 nya agar memudahkan kita saat melepaskannya. ketika baut 10 terlepas, Isc tidak akan mudah begitu saja terlepas karena biasanya sealer bekasnya bikin ISC melekat pada Trotle Body.

4. Lepaskan ISC
di bagian belakang ISC terdapat bekas-bekas seal yang menempel, ini juga mesti dibersihkan namun harus hati-hati karena ada seal karet yang menempel pada ISC nya. jangan sampai hilang ya, cuma pernah saya temui dibeberapa model ISC yang tidak terdapat seal karet tipisnya, akhirnya diakalin dengan memasang sealer, gunanya untuk merekatkan ISC pada TB dan tidak ada udara dari sekitar yang masuk kelubang ISC.

5. Lepas bagian motor dan ISC nya
  dimotor ISC nya (tabung warna item) terdapat dua baut sedang, kita harus melepaskan motornya dari ISC. baut ini mudah rusak akibat faktor usia, apabila sudah ada tanda-tanda melunaknya baut, kita wajib menggantinya dengan baut min/plus yang lain, dengan catatan panjang serta ukuran bautnya sama dengan yang lama.

6. Semprot Bagian-bagian lubang di ISC
siapkan cairan foam (DCS, Nulon, Carbu Conditioner, etc…), pada tiap-tiap lubang disemprot dengan cairan tersebut hingga berbusa kehitam-hitaman yang petanda kotoran didalam ISC mulai terlepas. tunggu hingga foam/busa mencair, lalu bilas dengan carburator cleaner sampai kotorannya hilang dan lakukan penyemprotan foamnya kedalam lubang tersebut sampai busa foam menjadi putih. lakukan cara tersebut berulang kali sampai ISC benar-benar bersih, untuk mengetahui ISC sudah bersih atau belum, kita kocok-kocok bagian motor ISC nya hingga berbunyi “kletek.. kletek…”. sayangnya ISC motor saya tidak berbunyi dari awal saya melepas ISC sendiri, ada kemungkinan motor yang saya punya sudah tidak original bawaan timor. :-(

jika semuanya sudah dibersihkan dan telah dinyatakan bebas dari kotoran, langkah selanjutnya memasang kembali ISC nya ketempat asal. sebelum memasangkannya, bagian belakang ISC yang terdapat seal karet harus kita kasih sealer, enggak dikasih sealer sebenarnya tidak apa-apa, hanya untuk jaga-jaga apabila kita mengembalikan ISC ke tempat asal kurang begitu rapat. perlu kehati-hatian dalam memasangnya apalagi saat mengencangkan baut 10 ISC nya, punya saya sudah patah akibat terlalu kencang bautnya. pantas saja selama ini teman-teman tidak terlalu mengencangkan baut ISC nya, yang penting rapat plek tidak goyang.

jika semuanya sudah terpasang dengan benar, baik ISC nya maupun socket sensor dan selangnya harus benar-benar sudah terpasang dengan rapih. nyalakan mobil hingga temperatur radiator naik normal (setengah kurang), lalu coba nyalakan AC, untuk mengecek apakah rpm masih ngedrop atau tidak. apabila ngedrop, artinya kita belum benar-benar bersih dalam hal membersihkan ISC nya.


No comments:

Post a Comment